“Khusus tindakan-tindakan anarkis, TNI dan Polri diminta bertindak sesuai undang-undang. Kami ingin masyarakat lebih tenang karena situasi keamanan akan segera dipulihkan,” ujarnya.
Panglima TNI Agus Subiyanto menambahkan imbauan agar masyarakat tidak terprovokasi.
“Mari sama-sama menciptakan rasa aman dan damai di seluruh wilayah Indonesia. Jangan mudah terprovokasi ajakan yang tidak bertanggung jawab. Masalah harus diselesaikan secara musyawarah dan sesuai hukum,” katanya.
Gelombang unjuk rasa sejak Jumat kemarin menekan stabilitas di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan beberapa kota lain.
Di Jakarta, bentrokan menyebabkan kerusakan parah pada fasilitas transportasi publik. Pemerintah kini berusaha menyeimbangkan penegakan hukum dengan upaya menjaga agar aksi tidak makin meluas.
(fik/wdh)



























