Logo Bloomberg Technoz

DSSA Gandeng FirstGen Garap Panas Bumi 440 MW di Indonesia

Recha Tiara Dermawan
28 August 2025 09:00

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) memperkuat portofolio energi barunya lewat jalinan kerja sama melalui anak usahanya, PT DSSR Daya Mas Sakti, bersama PT FirstGen Geothermal Indonesia (FGI).

Kolaborasi ini diwujudkan dalam bentuk joint venture untuk mengembangkan bisnis panas bumi di Indonesia. FGI merupakan anak usaha dari Energy Development Corporation (EDC), bagian dari First Gen Corporation, produsen energi terbarukan terbesar di Filipina.

Kerja sama strategis ini menargetkan pengelolaan potensi panas bumi dengan kapasitas gabungan sekitar 440 megawatt (MW) di enam wilayah, meliputi Jawa Barat, Flores, Jambi, Sumatra Barat, dan Sulawesi Tengah.


“Tujuan kami adalah memperkuat kapasitas nasional dan memanfaatkan potensi energi panas bumi untuk menghadirkan energi bersih. Bersama EDC, kami ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, ekonomi, dan lingkungan,” ujar Wakil Presiden Direktur DSSA, Lokita Prasetya, dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Kamis (28/8/2025).

Wakil Ketua dan CEO EDC sekaligus Presiden & COO First Gen, Francis Giles B. Puno, menambahkan kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi EDC dalam memperluas kiprahnya di Indonesia.