Logo Bloomberg Technoz

Strategi Astra Hadapi Gempuran Mobil Listrik Murah China

Recha Tiara Dermawan
27 August 2025 18:10

PT. Astra International. (Dimas Ardian/Bloomberg)
PT. Astra International. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Astra International Tbk (ASII) menegaskan strategi jangka panjang di sektor otomotif tetap konsisten di tengah masuknya produsen kendaraan listrik (EV) asal China ke pasar Indonesia. 

Astra menilai persaingan saat ini justru membawa dampak positif bagi konsumen dan industri, namun Astra mengandalkan ekosistem produk dan layanan untuk menjaga dominasinya.

Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII), Djony Bunarto Tjondro, pada Rabu (27/8/2025) menyebut strategi perusahaan tidak hanya berhenti pada penawaran produk, tetapi juga mencakup seluruh layanan pendukung. 


“Kami selalu memiliki strategi menghadapi persaingan dengan menyediakan produk-produk yang teknologinya dan juga layanannya sesuai kebutuhan pelanggan yang sangat bervariasi di Indonesia,” kata dia. 

Menurut Henry, keberhasilan Astra selama hampir dua dekade terakhir tercermin dari pangsa pasar otomotif yang konsisten berada di atas 50%. Hal ini ditopang oleh strategi menyelaraskan portofolio dengan daya beli konsumen di berbagai wilayah, baik di kota besar maupun kota kecil.

Hybrid dan BEV Jadi Fokus