Penyebab IHSG Balik Arah ke Zona Merah
Muhammad Julian Fadli
11 March 2026 13:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik arah pada perdagangan Rabu (11/3/2026) hingga ditutup di zona merah usai kehilangan 0,04% di posisi 7.437 pada Sesi I. Turunnya saham–saham big caps jadi sebab, saham BBCA dan saham BREN, misalnya.
Pada perdagangan Sesi I IHSG balik arah dari penguatan tertingginya saat pembukaan pagi tadi, adapun rentang perdagangan terjadi 7.527 hingga terdalam menyentuh 7.427.
Adapun pelemahan IHSG juga disebabkan eskalasi geopolitik AS – Iran yang belum resmi usai. Iran mulai memasang ranjau di Selat Hormuz, sebagai titik strategis transportasi minyak dunia. Trump menekankan jika Iran telah menempatkan ranjau dan tidak menghilangkannya sesegera mungkin, maka Iran akan menerima konsekuensi pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, mengutip Panin Sekuritas.
Terlebih lagi posisi teknikal IHSG yang sedang menguji resistance dinamis pada MA–5 yang berada pada kisaran 7.500. Dari sisi indikator modern MACD cenderung datar dengan indikator modern stochastic RSI telah berada pada area oversold, jelas Phintraco Sekuritas.
“Oleh karena itu kami memperkirakan IHSG akan bergerang ada rentang 7.400–7.500 pada sesi kedua perdagangan hari ini,” papar Phintraco dalam risetnya.































