Logo Bloomberg Technoz

Dolar Terlalu Perkasa, Rupiah dan Mata Uang Asia Tak Berdaya

Muhammad Julian Fadli
26 August 2025 13:38

Karyawan merapihkan uang rupiah di salah satu bank di Jakarta, Selasa (16/1/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan merapihkan uang rupiah di salah satu bank di Jakarta, Selasa (16/1/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih terjebak di zona pelemahan hingga tengah hari ini. Rupiah dan mata uang Asia pun kompak terseret greenback \yang sedang solid.

Pada Selasa (26/8/2025) pukul 13:18 WIB, US$ 1 ekuivalen Rp 16.264 di perdagangan pasar spot. Mata uang Tanah Air Indonesia melemah 0,07% dibanding hari sebelumnya.

Rupiah Tengah Hari Masih Melemah Tipis (Bloomberg)

Kala pembukaan pasar, rupiah juga melemah 0,1%. Namun menolak melemah lebih dalam, rupiah mampu perlahan–lahan rebound dengan titik terkuatnya sempat menyentuh Rp 16.255 memang rupiah masih terpeleset di zona merah sampai dengan tengah hari ini.


Tidak hanya rupiah, mata uang utama Asia lainnya juga melaju di jalur pelemahan. Won Korea memimpin pelemahan dengan terdepresiasi mencapai 0,28%.

Kemudian disusul oleh pelemahan ringgit Malaysia, dolar Taiwan, rupee India, baht Thailand, dan yuan China yang melemah masing–masing 0,21%, 0,18%, 0,18%, 0,03%, dan 0,01%.

Valuasi Asia Kompak Melemah (Bloomberg)