Logo Bloomberg Technoz

Dolar Lesu Saat Trump Copot Pejabat The Fed, Rupiah Siap Melaju

Muhammad Julian Fadli
26 August 2025 08:18

Karyawan memperlihatkan uang dolar AS dan rupiah di pusat penukaran uang di Jakarta, Rabu (11/10/2023). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan memperlihatkan uang dolar AS dan rupiah di pusat penukaran uang di Jakarta, Rabu (11/10/2023). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan kemarin. Hari ini, bukan tidak mungkin rupiah melanjutkan apresiasi.

Pada Senin (25/8/2025), US$ 1 ekuivalen Rp 16.253 kala penutupan pasar spot. Mata uang Tanah Air menguat 0,52% dibandingkan akhir pekan lalu.

Hari ini, Selasa (26/8/2025), rupiah masih berpotensi melanjutkan penguatan. Namun, sepertinya penguatan rupiah relatif terbatas.


Target resisten terdekat adalah Rp 16.240/US$. Jika tertembus, maka Rp 16.200/US$ bisa menjadi target selanjutnya.

Apabila target-target itu terlampaui, maka mata uang Ibu Pertiwi berpeluang melanjutkan penguatan menuju Rp 16.180-6.150/US$. Ini akan menjadi target paling optimistis.