Analis: Sinyal Dovish Powell Angkat Prospek Pasar Asia
News
25 August 2025 10:30

Momoka Yokoyama, Winnie Hsu dan Alice French - Bloomberg News
Bloomberg, Pasar Asia diperkirakan akan mendapat sentimen positif setelah Gubernur bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell menyampaikan nada dovish dalam pidatonya di simposium Jackson Hole. Pernyataan Powell yang membuka peluang pemangkasan suku bunga pada September mendatang memicu optimisme peningkatan selera risiko, sekaligus memperkuat kinerja saham dan obligasi Asia.
Tekanan terhadap dolar AS juga ikut berperan. Suku bunga yang lebih rendah membuat investasi berbasis dolar kurang menarik, sehingga mendorong potensi aliran modal ke kawasan Asia. Namun, analis menilai keberlanjutan reli pasar masih bergantung pada data ekonomi, kinerja laporan keuangan korporasi, serta kepastian apakah The Fed akan benar-benar melanjutkan siklus pelonggaran moneter yang lebih dalam. Tanpa kejelasan itu, kenaikan bisa saja bersifat sementara.
Berikut pandangan sejumlah analis dan ekonom:
Gerald Gan, Deputi CIO Reed Capital, Singapura
“Pasar saham Asia secara keseluruhan akan terdorong jika ekspektasi pemangkasan suku bunga semakin meningkat menjelang rapat FOMC September. Selama apresiasi yen terkendali, aset berisiko Jepang tidak akan terganggu. Dengan Bank of Japan terus memantau yen, saya tidak melihat volatilitas tinggi ke depan. Ini berarti saham Jepang kemungkinan tetap menguat hingga tahun depan.”































