Izin Ekspor Berakhir Bulan Depan, Margin Freeport Rawan Menipis
Azura Yumna Ramadani Purnama
21 August 2025 13:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – Analis komoditas memandang margin keuntungan yang didapatkan PT Freeport Indonesia (PTFI) berisiko menipis ketika izin ekspor konsentrat tembaga berakhir pada pertengahan September 2025.
Terlebih, smelter katoda Freeport di Manyar, Gresik, Jawa Timur belum dapat beroperasi dengan kapasitas penuh ketika izin ekspor tersebut berakhir.
Analis komoditas dan Founder Traderindo Wahyu Laksono berpendapat, dalam masa transisi hingga smelter katoda milik Freeport dapat beroperasi penuh, pasokan konsentrat tembaga perseroan diprediksi menumpuk hingga menyebabkan penurunan kas masuk dari penjualan.
Dia juga menyoroti biaya penyimpanan dari penumpukan stok konsentrat tembaga tersebut, yang diprediksi menimbulkan ongkos penyimpanan tambahan.
“Secara keseluruhan, ada potensi margin keuntungan menipis untuk Freeport dalam jangka pendek hingga menengah, setidaknya sampai smelter katoda tembaga PTFI beroperasi penuh dan stabil,” kata Wahyu ketika dihubungi, dikutip Kamis (21/8/2025).
































