Logo Bloomberg Technoz

Darurat Pasokan Gas, Saham PGAS Kehilangan Apresiasi Pasar

Artha Adventy
21 August 2025 12:01

Perusahaan Gas Negara (PGAS). (Dok. PGN)
Perusahaan Gas Negara (PGAS). (Dok. PGN)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) belum sepenuhnya mendapat apresiasi di pasar. Konsensus Bloomberg menunjukkan, rekomendasi terbelah antara beli (buy) dan tahan (hold), sementara potensi kenaikan harga saham diproyeksikan sangat terbatas.

Pada saat yang sama, PGAS tengah dihampiri sentimen gangguan pasokan gas.

Dari 24 analis yang tercatat, masing-masing 11 analis atau 45,8% merekomendasikan beli dan 11 analis lainnya menyarankan tahan. Hanya dua analis atau 8,3% yang memberikan rekomendasi jual. 


Rata-rata target harga 12 bulan ke depan berada di level Rp1.730,88/saham, dibandingkan harga perdagangan terakhir Rp1.705. Artinya, potensi kenaikan yang tersisa hanya sekitar 1,5%.

Rekomendasi beli datang antara lain dari Ajaib Sekuritas, Indo Premier Sekuritas hingga Samuel Sekuritas dengan target harga berkisar Rp1.800–Rp1.900 per saham.