Di posisi keempat adalah emiten milik Prajogo Pangestu lainnya, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan market cap tembus Rp769,95 triliun. Sementara itu, posisi kelima, digenggam oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar Rp714,3 triliun.
Hari ini, Rabu (20/8/2025), saham BREN melaju dengan penguatan positif mencapai 0,58% di posisi Rp8.625/saham, sekaligus kembali mencatatkan return 1.002% point–to–point sepanjang perdagangan usai listing pada tahun 2023, dari harga perdananya Rp780/saham.
Terlebih lagi, emiten Prajogo Pangestu, saham BREN sempat menyentuh level tertingginya mencapai Rp12.200/saham pada perdagangan saham 12 Maret 2024. Saat itu nilai kapitalisasi pasarnya tembus Rp1.600 triliun lebih, hingga jauh mengungguli pesaingnya di posisi kedua seraya tertinggi di antara emiten–emiten lainnya.
(fad)


























