Logo Bloomberg Technoz

"Kalau sampai mudah-mudahan 4 bulan lagi bertahan tidak impor, kalau itu terjadi, swasembada dalam satu tahun ini [tercapai] di 2025. Bisa swasembada secara penuh kalau tidak ada goncangan iklim," imbuhnya. 

Putus Ketergantungan Impor 

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meminta menteri di jajaran Kabinet Merah Putih untuk bekerja keras agar memutus ketergantungan pada impor pangan dengan membuka jutaan hektar sawah baru. 

“Tidak ada negara yang kuat yang tidak mampu memproduksi pangannya sendiri. Oleh karena itu pemerintah yang saya pimpin bekerja keras untuk memutus ketergantungan pada impor dengan membuka jutaan hektar sawah baru,” kata Prabowo dalam pidato tahunan di Rapat MPR/DPR RI, Jumat (15/8/2025).

Prabowo menyebut di sejumlah wilayah seperti Sumatera, Kalimantan Tengah, hingga Papua sudah melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi lahan. 

Dalam kaitan itu, Kepala Negara menyebut telah memberikan bantuan alat pertanian kepada petani dan telah meningkatkan pembelian gabah seharga Rp6.500 agar petani menikmati keuntungan yang berarti. 

Prabowo juga menuturkan saat ini Indonesia telah surplus memproduksi beras. Stok cadangan beras beras saat ini mencapai lebih dari 4 juta ton. 

“Ini adalah tertinggi selama sejarah NKRI. Untuk pertama kali dalam puluhan tahun Indonesia bisa kembali mengekspor beras dan jagung. Saya perhatikan di mana-mana para petani tersenyum karena harga gabah stabil dan penghasilan mereka meningkat,” jelas Prabowo. 

Selain itu, Prabowo juga tengah menggenjot produksi pangan di desa-desa. Hal itu dilakukan dengan memotong rantai birokrasi penyaluran pupuk. 

“Kita salurkan pupuk langsung dari pabrik ke petani-petani,” imbuhnya. 

(ell)

No more pages