Booming AI dan Dorongan Keuntungan di Pasar Emerging
News
19 August 2025 10:35

Selcuk Gokoluk, Daedo Kim. dan Srinivasan Sivabalan - Bloomberg News
Bloomberg, Dana di negara pasar berkembang atau emerging market tengah beralih untuk memanfaatkan tren kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dengan beberapa investor memprediksi bahwa lonjakan belanja teknologi akan mendorong laba pada tahun-tahun mendatang.
Didorong oleh keberhasilan pengembang AI China, DeepSeek, dan perusahaan-perusahaan semikonduktor terkemuka di Asia, manajer aset seperti AllSpring Global Investments dan GIB Asset Management makin memfokuskan portofolio mereka pada saham-saham AI. Hal ini merupakan perdagangan yang menguntungkan, dengan perusahaan-perusahaan AI menjadi enam kontributor terbesar bagi reli indeks saham EM Bloomberg 2025.
“Tren ini dapat bertahan selama 10 hingga 20 tahun ke depan,” kata Alison Shimada, kepala divisi ekuitas pasar berkembang di AllSpring. “Dampaknya terhadap populasi lokal di pasar berkembang akan sangat transformatif.”
Meskipun sebagian besar investasi AI terfokus pada segelintir perusahaan Silicon Valley, perusahaan-perusahaan di negara berkembang yang mampu memanfaatkan teknologi atau memasok komponen-komponen penting justru diuntungkan. Server AI, misalnya, telah menjadi pendorong utama pertumbuhan bagi Hon Hai Precision Industry Co., Taiwan, yang dikenal sebagai Foxconn.




























