Pemerintahan Trump Diskusi untuk Ambil Alih 10% Saham Intel
News
19 August 2025 07:20

Mackenzie Hawkins, Ryan Gould, dan Josh Wingrove -- Bloomberg News
Bloomberg, Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang berdiskusi untuk mengambil sekitar 10% saham Intel Corp., menurut seorang pejabat Gedung Putih dan beberapa narasumber lain yang mengetahui masalah ini. Sebuah langkah yang dapat menjadikan AS sebagai pemegang saham terbesar produsen cip yang sedang terpuruk tersebut.
Pemerintah federal sedang mempertimbangkan potensi investasi di Intel yang akan melibatkan konversi sebagian atau seluruh hibah perusahaan dari Undang-Undang Chip dan Sains AS menjadi ekuitas, kata narasumber tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena informasi tersebut bersifat rahasia. Intel dijadwalkan menerima hibah gabungan senilai US$10,9 miliar dari Undang-Undang Chip untuk produksi komersial dan militer.
Angka tersebut kira-kira cukup untuk membiayai kepemilikan yang ditargetkan. Dengan nilai pasar Intel saat ini, 10% saham di perusahaan pembuat chip tersebut akan bernilai sekitar $10,5 miliar. Besaran pasti kepemilikan saham tersebut, serta apakah Gedung Putih akan melanjutkan rencana tersebut, masih belum pasti, kata sumber tersebut.
Juru bicara Gedung Putih, Kush Desai, menolak berkomentar mengenai detail diskusi tersebut, hanya mengatakan bahwa belum ada kesepakatan resmi sampai diumumkan oleh pemerintah. Departemen Perdagangan, yang mengawasi Undang-Undang Chip, juga menolak berkomentar. Intel tidak segera menanggapi permintaan komentar.































