Krisis Properti China Kian Suram, Evergrande Terdepak dari Bursa
News
13 August 2025 11:10

Venus Feng - Bloomberg News
Bloomberg, Penghapusan pencatatan saham (delisting) China Evergrande Group menjadi penanda suram bagi sektor properti China yang kini memasuki tahun keempat stagnasi, terus membebani perekonomian terbesar kedua di dunia itu.
Perusahaan yang pernah menjadi pengembang terbesar di China berdasarkan penjualan ini akan resmi dihapus dari Bursa Efek Hong Kong pada 25 Agustus. Keputusan ini diambil satu setengah tahun setelah perdagangan sahamnya dihentikan dan hampir 16 tahun sejak perusahaan yang berbasis di Guangzhou tersebut pertama kali melantai di bursa.
Penghapusan saham ini dilakukan setelah tim likuidator menemukan beban utang Evergrande mencapai sekitar HK$350, jauh lebih besar dari yang pernah diungkap sebelumnya.
Setelah lebih dari setahun menelusuri laporan keuangan dan jaringan entitas perusahaan, para likuidator menilai peluang Evergrande untuk melakukan restrukturisasi menyeluruh kini “tidak lagi memungkinkan”. Pernah menjadi simbol kejayaan pasar properti China, kejatuhan Evergrande menegaskan rapuhnya sektor ini, yang kini tertekan oleh penurunan kepercayaan konsumen, kelebihan pasokan, dan beban utang yang menumpuk.































