Logo Bloomberg Technoz

Jeda Tarif Perdagangan 90 Hari Trump ke China Untungkan Apple

Redaksi
12 August 2025 11:41

Tim Cook dan Donald Trump. (Bloomberg)
Tim Cook dan Donald Trump. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Apple terhindar, sekali lagi, dari dampak negatif perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China imbas pengumuman perpanjangan jeda tarif 90 hari hingga awal November, seperti dinyatakan Donald Trump.

Apple sebelumnya mengatakan akan menanggung biaya tarif tambahan sebesar US$1,1 miliar (sekitar Rp17 triliun) untuk kuartal fiskal keempat dan kabar baru dari Trump tampaknya membuat Apple terhindar dari masalah besar.

Hal ini berarti penetapan 145% atas produk China yang masuk AS belum berlaku dan memberi ruang Apple ‘bernapas’ untuk mengarungi satu kuartal ke depan tanpa menanggung biaya tarif baru. Pasalnya pada kuartal fiskal keempat adalah periode Apple bakal mengumumkan perangkat smartphone baru, iPhone 17.


Keputusan Trump memberi fleksibilitas tambahan untuk mendapatkan unit dari China jika diperlukan untuk memenuhi permintaan AS. Sebelumnya Apple telah mendorong basis produksi iPhone untuk pasar AS ke India.

Selama pengumuman pendapatan sebelumnya CEO Apple Tim Cook sampaikan bahwa pihaknya telah mengalami kerugian sebesar US$800 juta akibat tarif pada kuartal fiskal ketiga, dilaporkan 9to5mac.com dikutip Selasa (12/8/2025), dan menekankan bahwa akan hadir dampak lebih besar atas tarif di masa depan.