Arief menuturkan penyaluran beras SPHP akan dipercepat, termasuk pengecekan calon outlet SPHP. Hal itu dilakukan agar beras SPHP tidak disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Semua kita percepat, termasuk pengecekan calon outlet SPHP. Kita tidak ingin SPHP disalahgunakan,” kata Arief saat dihubungi, Selasa (7/8/2025).
Di sisi lain, dia mengeklaim harga beras di pasar modern masih stabil sedangkan harga beras di pasar tradisional memang naik sekitar 5%-10%. Oleh karena itu, pemerintah akan menyalurkan beras SPHP secara masif.
Diperparah Kasus Beras Oplosan
Tak cuma imbas penyaluran SPHP yang cenderung lambat, pasokan beras ke ritel modern juga semakin langka imbas kasus beras oplosan yang membuat beberapa merek beras ditarik dari pasaran.
Pantauan Bloomberg Technoz, di Indomaret di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, rak beras tampak kosong. Salah satu petugas mengatakan stok beras di ritel sudah kosong sejak diungkapnya kasus beras oplosan pada Juli lalu.
"Beras kosong sejak kasus yang oplosan itu," kata dia.
Salah seorang petugas mengatakan stok beras kosong lantaran Kantor Pusat Indomaret telah menarik beras tidak sesuai standar dan mutu di pasaran.
Selain Indomaret, stok beras di Alfamart juga tampak sedikit. Salah seorang petugas mengungkapkan Alfamart juga telah menarik stok beras usai maraknya kasus beras oplosan.
"Beras stoknya enggak banyak karena sudah ditarik kemarin gara-gara kasus oplosan," ungkapnya.
(ell)































