Prediksi Rupiah di Tengah Tanda Tanya tentang Data Ekonomi RI
Tim Riset Bloomberg Technoz
06 August 2025 07:53

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah kemungkinan akan bergerak dalam kisaran sempit cenderung tertekan, pada perdagangan hari ini menyusul perkembangan berbagai sentimen dalam dan luar negeri.
Lanskap pasar global masih menghadapi sinyal yang saling bertentangan dalam beberapa pekan terakhir, terjebak di antara indikasi perlambatan permintaan global, kelesuan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan harapan pelonggaran kebijakan moneter di negeri itu.
Data ISM jasa Amerika Serikat (AS) stagnan di zona ekspansi di bawah ekspektasi pasar, ketika indeks pekerjaan (Employment Index) melanjutkan kontraksi ke level terendah sejak pandemi. Indeks dolar AS tertahan melemah di kisaran 98,72.
Ekspektasi pasar akan penurunan bunga acuan The Fed pada Oktober dan Desember agak sedikit menurun. Tingkat imbal hasil US Treasury, surat utang AS, bergerak naik di semua tenor.
Pagi ini, Rabu (6/8/2025), melansir data realtime Bloomberg, yield UST-2Y naik 4,7 basis poin ke level 3,722. Sedangkan tenor 10Y naik 2,5 basis poin di 4,216%.































