Logo Bloomberg Technoz

'Hantu' Resesi Masih Membayangi, Ekonomi Inggris Mulai Bergigi

News
30 January 2023 07:57

Suasana di Dekat Menara Big Ben, London (Sumber: Bloomberg)
Suasana di Dekat Menara Big Ben, London (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Awan mendung yang menyelimuti ekonomi Inggris mulai sirna. Meski demikian, ada tanda bahwa ekonomi masih lemah.

Berdasarkan laporan bulanan Lloyds Banking Group Plc, ada harapan prospek ekonomi akan lebih baik dan tekanan inflasi mereda. Tingkat keyakinan pebisnis pada Januari berada di level tertinggi dalam enam bulan terakhir.

Tekanan inflasi di Inggris diperkirakan semakin reda seiring penurunan harga energi. Menurut laporan Lloyds, tingkat keyakinan naik 5 poin menjadi 22% setelah inflasi diperkirakan sudah memuncak pada bulan lalu.

“Memang masih berat bagi dunia dunia, dengan biaya energi yang tetap perlu menjadi perhatian. Namun ada dasar optimisme untuk 2023 karena inflasi mulai bergerak turun,” kata Hann-Ju Ho, Ekonom Lloyds Bank Commercial Banking.

Indikator ini berlawanan dengan anggapan berbagai pihak yang memperkirakan Inggris bakal jatuh ke ‘jurang’ resesi pada paruh pertama 2023. Gambaran itu diperkuat oleh survei lain yang dilakukan Konfederasi Industri Inggris. Aktivitas sektor swasta menurun pada musim dingin ini karena perlambatan ekonomi, mogok kerja, kekurangan pekerja, dan krisis biaya hidup (cost-of-living crisis).