Logo Bloomberg Technoz

Terbebani Bunga Utang, MIND ID Dinilai Tak Untung Akuisisi Vale

Azura Yumna Ramadani Purnama
22 July 2025 11:50

Logo Vale./Bloomberg-Cole Burston
Logo Vale./Bloomberg-Cole Burston

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar pertambangan menilai aksi korporasi PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) dalam mencaplok 20% saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) pada 2020 tidak menguntungkan bagi holding BUMN pertambangan itu.

Penyebabnya, beban bunga utang yang dipikul MIND ID akibat akuisisi tahap pertama itu tercatat lebih besar dibandingkan dengan dividen yang disetor INCO ke perseroan.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar menilai, dalam jangka pendek, divestasi tahap pertama INCO tersebut tidak menguntungkan bagi MIND ID.


Sebaliknya, dalam jangka panjang, nilai aset INCO masih berpeluang meningkat agar dapat menambah keuntungan bagi MIND ID.

“Jika kondisi beban bunga lebih besar daripada dividen yang diterima, maka dari aspek keuangan hal ini harus diwaspadai. Ini 'lampu kuning menjelang merah'. Artinya, dalam jangka pendek ini, divestasi PT Vale tidak menguntungkan [bagi MIND ID],” kata Bisman ketika dihubungi, Selasa (22/7/2025).

Dok. Mind ID