Sementara itu, soal penulisan ulang nasional yang target rampungnya pada 17 Agustus atau tepat di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Fadli mengatakan tanggal tersebut hanyalah target semata.
"Ya itu namanya kan target, jadi kita harapkan ini bagian dari deadline (tenggat waktu) untuk internal lah. Nanti kan kita liat sampai sejauh mana kesiapannya dari tim sejarawan yang menulis ya dan juga ada proses editing (penyuntingan)," tutur dia.
"Ya itu kan saya ancar-ancar aja 17 Agustus, kira-kira ini kan hari kemerdekaan, jadi ada hari ulang tahun kemerdekaan. Pokoknya kita harapkan dalam rangka 80 tahun Indonesia Merdeka," imbuh Fadli.
(far/spt)
No more pages





























