Anggota DPR Cecar Omzet, TikTok Mengaku Belum Siap Data
Redaksi
15 July 2025 21:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta data penghasilan platform sosial media TikTok saat beroperasi di Indonesia, namun perwakilan platform milik ByteDance asal China ini mengaku belum menyiapkan.
Anggota Komisi I DPR RI Nico Siahaan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi I dengan penyedia platform sosial media lainnya, yakni YouTube dan Meta Platforms mulanya mempertanyakan berapa penghasilan yang diperoleh para konten kreator Indonesia terhadap masing-masing platform.
Hal ini Nico usik usai para platform sosial media tersebut menjabarkan masing-masing kontribusi ekonomi terhadap Indonesia. “Boleh nggak cerita, Youtube atau Meta dan TikTok, sebenarnya berapa sih yang dihasilkan di Indonesia ini? Pendapatan teman-teman hasilkan di Indonesia ini berapa sih? Kami ingin tahu,” tanya Nico dalam rapat, Selasa (15/7/2025).
Head of Public Policy TikTok Indonesia, Hilmi Adrianto menegaskan bahwa pihaknya belum mempersiapkan laporan penghasilan yang dihasilkan TikTok maupun nominal yang telah diberikan TikTok kepada konten kreator platformnya tersebut.
“Data tersebut saya belum memiliki saat ini pak, mungkin saya bisa sampaikan secara tertulis nanti terkait dengan data-data penghasilan tersebut,” katanya.


























