Logo Bloomberg Technoz

Sebelumnya, para pemimpin Vietnam sempat terkejut dengan pengumuman Trump pekan lalu bahwa kedua negara telah menyepakati tarif sebesar 20%, menurut laporan Bloomberg News.

Sumber yang mengetahui pembahasan itu mengatakan Vietnam ingin menurunkan besaran tarif tersebut.

Vietnam, yang tahun lalu mencatat surplus perdagangan terbesar ketiga dengan AS, menjadi negara kedua setelah Inggris yang diumumkan Trump telah mencapai kesepakatan dagang.

Sejak itu, Trump telah mengirim surat tarif kepada puluhan mitra dagang lainnya, dengan ancaman bea masuk hingga 50% menjelang tenggat waktu 1 Agustus.

Chinh menyebut kedua negara telah mencapai kesepahaman atas kerangka umum perjanjian, namun meminta kelompok bisnis AS untuk membantu Vietnam memperoleh kesepakatan tarif yang rinci dan wajar terhadap produk-produk tertentu maupun kelompok komoditas tertentu, tulis The Investor.

Perdana menteri juga mendorong para perwakilan dewan untuk menolak penerapan instrumen pertahanan dagang terhadap ekspor Vietnam serta kebijakan lain yang bisa merusak hubungan bilateral kedua negara.

Dia turut meminta perusahaan-perusahaan AS untuk mendesak pemerintah mereka agar mengakui Vietnam sebagai negara dengan ekonomi pasar.

(bbn)

No more pages