Meski begitu, sebagai pengingat akan pengawasan antimonopoli yang dihadapi Son dalam ekspansi globalnya yang cepat, Komisi Perdagangan Federal (FTC) Amerika membuka penyelidikan mendalam atas pengambilalihan SoftBank senilai US$6,5 miliar atas perancang semikonduktor Ampere Computing, demikian dilaporkan Bloomberg pekan ini.
Pada rapat umum tahunan SoftBank di bulan Juni, Son berjanji untuk menjadikan SoftBank sebagai platform teratas untuk kecerdasan buatan dalam satu dekade.
SoftBank telah mengumpulkan lebih dari ¥600 miliar (US$4,2 miliar) melalui obligasi yen tahun ini, jumlah terbesar untuk sebuah emiten di pasar utang korporasi Jepang, menurut data yang dikumpulkan Bloomberg.
“Eksposur investor Jepang terhadap SoftBank telah berkembang secara substansial,” kata Taketoshi Tsuchiya, Chief Executive Officer (CEO) di Tsuchiya Asset Management Co. “Memanfaatkan permintaan dari luar negeri menjadi masuk akal dalam kondisi seperti saat ini.”
Penerbitan dalam mata uang dolar telah mendapatkan daftar tahun ini karena membaiknya sentimen investor dan biaya pendanaan yang lebih rendah.
SoftBank Corp., perusahaan seluler yang terdaftar di SoftBank Group, menetapkan harga obligasi dolar senilai US$1 miliar pada hari Senin dalam penjualan obligasi bermutu tinggi AS yang pertama.
(bbn)































