Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Meroket 26% Selama Semester I-2025, Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
01 July 2025 07:02

Pekerja memuat emas batangan dore ke dalam tungku di pabrik peleburan ABC Refinery di Sydney, Australia, Jumat (3/5/2024). (Brendon Thorne/Bloomberg)
Pekerja memuat emas batangan dore ke dalam tungku di pabrik peleburan ABC Refinery di Sydney, Australia, Jumat (3/5/2024). (Brendon Thorne/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia menutup perdagangan terakhir Juni di zona hijau. Dalam 6 bulan pertama 2025, harga sang logam mulia juga melesat.

Pada Senin (30/6/2025), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 3.309,5/troy ons. Melonjak 1,26% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Sepanjang 2025 (year-to-date) atau semester I, harga emas membukukan lesatan 26,08%. 

Harga Emas di Pasar Spot (Sumber: Bloomberg)

Kenaikan harga emas kemarin tidak lepas dari pelemahan nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Kemarin, Dollar Index (yang mencerminkan posisi greenback di hadapan 6 mata uang utama dunia) melemah 0,64% ke posisi terendah sejak Februari 2022 atau lebih dari 3 tahun terakhir.

Selama semester I-2025, Dollar Index sudah anjlok nyaris 11%. Ini menjadi performa semesteran terburuk sejak semester I-1973.