Selain itu, komponen utama dari sistem keamanan tetap terletak pada kualitas personel. Nawakara mewajibkan sertifikasi keselamatan kerja (K3) dan menyediakan pelatihan internal berkelanjutan agar personel siap menghadapi risiko kerja di berbagai kondisi area operasional.
“Audit keamanan dan asesmen berkala juga menjadi elemen penting dalam sistem kerja Nawakara. Setiap potensi ancaman dianalisis secara periodik untuk mengantisipasi terjadinya insiden berulang dan meningkatkan efektivitas penempatan personel maupun alat,” ujarnya lagi.
Nawakara telah dipercaya oleh berbagai perusahaan tambang nasional dan multinasional untuk melindungi lokasi kerja dengan tantangan keamanan yang beragam. Beberapa mitra yang mempercayakan keamanan pada Nawakara diantaranya: Freeport (Jakarta) sejak 2013 dan Freeport (Papua) sejak 2022, J Resources (Sulawesi Utara) sejak 2025, dan Pelsart Tambang Kencana (Kalimantan Selatan) sejak 2022.
Capaian nyata Nawakara antara lain penurunan signifikan insiden pencurian aset, kontrol atas gangguan eksternal, dan peningkatan kepatuhan terhadap standar keselamatan. Di beberapa proyek, Nawakara bahkan terlibat sejak tahap awal perencanaan sistem keamanan melalui Security Assessment. "Pendekatan kami tidak dimulai setelah masalah terjadi, tapi justru sejak tahap awal pembangunan sistem. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai mitra strategis, bukan sekadar vendor keamanan," ungkap Satria.
Nawakara juga aktif melakukan simulasi tanggap darurat bersama klien dan aparat setempat untuk memastikan respons cepat dalam situasi genting seperti bencana alam atau ancaman eksternal.
Di tengah transformasi digital dan tuntutan efisiensi, sektor ekstraktif menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Dalam konteks ini, keamanan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan fondasi penting bagi stabilitas, produktivitas, dan reputasi perusahaan.
“Melalui kombinasi inovasi teknologi, kapasitas SDM unggul, serta kepatuhan terhadap standar internasional seperti ISO 45001, Nawakara membangun sistem keamanan yang proaktif, adaptif, dan terukur. Perusahaan siap mendampingi mitra tambang dalam merancang dan mengimplementasikan sistem keamanan yang sesuai dengan karakteristik dan tantangan setiap lokasi,” tutup Satria.
(tim)






























