Logo Bloomberg Technoz

Kepala Negara menggarisbawahi filosofi kapitalisme menjadi dominan di Asia Tenggara selama 30 tahun terakhir. Menurutnya, filosofi yang mengedepankan minimnya intervensi pemerintah tidak memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh rakyat.

Maka, Prabowo memilih jalan tengah, di mana Indonesia menyeimbangkan antara kapitalisme dan intervensi pemerintah. Menurutnya, kapitalisme menciptakan inovasi dan inisiatif, sementara intervensi pemerintah diperlukan untuk mengatasi kemiskinan dan kelaparan.

"Oleh karena itu, kita telah memilih filosofi 'kebaikan terbesar bagi banyak orang.' Itulah filosofi kita. Pemerintah kita harus bekerja untuk membawa kebaikan terbesar bagi banyak orang. Dalam hal ini, kita harus memiliki pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi. Ini menurut saya adalah kunci dari pembangunan yang cepat," ujarnya.

(dov/ros)

No more pages