Untuk komoditas hortikultura, harga bawang merah rata-rata secara nasional berada di Rp39.758 per kilogram, atau lebih rendah 4,20% dari rentang HAP nasional yang berada di Rp36.500 hingga Rp41.500 per kilogram.
Bawang putih bonggol diperdagangkan sebesar Rp39.985 per kilogram secara nasional, atau 0,04% lebih rendah dibandingkan kisaran HAP nasional Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram.
Harga cabai merah keriting secara nasional mencatatkan rata-rata sebesar Rp46.455 per kilogram, atau lebih rendah 15,54% dibandingkan HAP nasional dalam kisaran Rp37.000 hingga Rp55.000 per kilogram.
Sementara cabai rawit merah rata-rata secara nasional berada di Rp52.635 per kilogram, atau lebih rendah 7,66% dibandingkan batas atas HAP Rp57.000 per kilogram.
Pada komoditas protein hewani, daging ayam ras rata-rata secara nasional diperdagangkan sebesar Rp35.203 per kilogram, atau lebih rendah 11,99% dibandingkan HAP nasional Rp40.000 per kilogram.
Harga telur ayam ras rata-rata secara nasional tercatat Rp29.239 per kilogram, atau lebih rendah 2,54% dibandingkan HAP Rp30.000 per kilogram.
Daging sapi murni dijual rata-rata secara nasional sebesar Rp135.344 per kilogram, atau lebih rendah 3,33% dari HAP nasional Rp140.000 per kilogram.
Sementara itu, komoditas pangan olahan seperti gula konsumsi rata-rata secara nasional berada di angka Rp18.474 per kilogram, atau lebih tinggi 5,57% dibandingkan HAP nasional Rp17.500 per kilogram.
Untuk minyak goreng curah, harga rata-rata secara nasional tercatat sebesar Rp17.680 per liter, atau lebih tinggi 12,61% dibandingkan HET Minyakita sebesar Rp15.700 per liter.
(ell)





























