Logo Bloomberg Technoz

Israel Deportasi Aktivis Greta Thunberg Usai Coba Masuk Gaza

Delia Arnindita Larasati
10 June 2025 18:40

Greta Thunberg bersama awak kapal Madleen, di Catania, Italia. (Fotografer: Fabrizio Villa/Getty Images via Bloomberg)
Greta Thunberg bersama awak kapal Madleen, di Catania, Italia. (Fotografer: Fabrizio Villa/Getty Images via Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg, dideportasi dari Israel pada Selasa (10/6/2025), sehari setelah Angkatan Laut Israel menggagalkan upaya dirinya bersama sekelompok aktivis pro-Palestina untuk berlayar menuju Gaza. Informasi ini disampaikan langsung oleh Kementerian Luar Negeri Israel.

Thunberg (22) diterbangkan ke Prancis dan dijadwalkan akan melanjutkan perjalanan ke Swedia, menurut keterangan resmi kementerian tersebut seperti dilaporkan Reuters.

Tiga orang lainnya yang turut berada di kapal bantuan juga setuju untuk segera dipulangkan. Namun delapan anggota kru lainnya menolak perintah deportasi dan akan mengajukan keberatan melalui jalur hukum, menurut pernyataan organisasi hak asasi Israel, Adalah, yang memberikan pendampingan hukum kepada mereka.


Delapan orang tersebut akan ditahan di pusat imigrasi hingga proses sidang pengadilan berlangsung. Jadwal persidangan belum diumumkan secara resmi.

Pasukan Israel naik ke kapal bantuan tersebut pada Senin pagi, saat kapal mendekati perairan Gaza. Kapal itu mencoba menembus blokade laut yang telah diberlakukan Israel selama bertahun-tahun dan semakin ketat sejak akses darat ke Gaza juga diputuskan pada bulan Maret. Saat ini, Israel hanya mengizinkan masuknya pasokan makanan dalam jumlah terbatas melalui kelompok yang didukungnya.