Logo Bloomberg Technoz

Dedi Mulyadi Minta Tambang Cirebon Ditutup Usai Longsor

Muhammad Fikri
31 May 2025 12:30

Bencana tanah longsor di Galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Cirebon, Jawa Barat. (Dok BNPB)
Bencana tanah longsor di Galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Cirebon, Jawa Barat. (Dok BNPB)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Tambang Galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Cirebon ditutup.

Usai bencana tanah longsor yang memakan korban sebanyak 10 orang pekerja meninggal dunia.

“Saya sudah memerintahkan kepala SDM dan seluruh jajaran yang hari ini sudah berada di lokasi untuk mengambil tindakan tegas perusahaan itu ditutup untuk selamanya,” kata Dedi dalam unggahannya di sosial media Instagram, Sabtu (31/5/2025)


Dedi juga sebelumnya pernah menaruh perhatian terhadap lokasi penambangan galian tersebut. Namun, kala itu Dedi masih belum memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan lebih lanjut terkait dengan lokasi penambangan tersebut. Terlebih, penambangan tersebut telah memiliki izin sampai dengan Oktober 2025.

“Sebelum menjadi gubernur saya pernah datang ke Penambangan Galian C Gunung Kuda, Desa Dukupuntang, Kabupaten Cirebon saya melihat penambangan galian saya itu sangat berbahaya tidak memenuhi unsur standarisasi keamanan bagi para pegawainya,” ucap Dedi.