Logo Bloomberg Technoz

Bocoran Bos PLN soal Kuota Proyek Geothermal pada RUPTL 2025-2034

Mis Fransiska Dewi
14 May 2025 18:55

PLTP Kamojang, Pembangkit Geothermal PLN Pertama di Asia Tenggara Penghasil Green Hydrogen (Dok. PLN)
PLTP Kamojang, Pembangkit Geothermal PLN Pertama di Asia Tenggara Penghasil Green Hydrogen (Dok. PLN)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menargetkan tambahan kapasitas panas bumi sebesar 5,1 gigawatt (GW) dalam draf RUPTL 2025-2034.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan sebagian besar kuota pengembangan panas bumi itu bakal dikerjakan oleh pengembang swasta atau Independent Power Producer (IPP).

Rencanannya, PLN bakal mengerjakan tambahan kapasitas setrum 585 megawatt (MW) atau 11% dari porsi pengembangan panas bumi yang tertuang dalam dokumen penyediaan listrik anyar tersebut.


Sementara itu, IPP mendapat alokasi sebesar 4,57 GW atau 89% dari keseluruhan rencana kapasitas pengembangan.

“Dalam hal ini, porsi PLN hanyalah 11%, kemudian porsi dari pengembang swasta ini 89% sekitar 4,5 GW,” kata Darmawan saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI, Jakarta, Rabu (14/5/2025).