Logo Bloomberg Technoz

Pejabat Komdigi: Tahan Diri untuk Kasih Akses Data Pribadi Retina

Pramesti Regita Cindy
08 May 2025 19:50

Ilustrasi WorldID. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi WorldID. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Alexander Sabar, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam memberikan data pribadi, khususnya data biometrik retina.

Hal ini berkaca pada kasus World App yang tengah menjadi sorotan lantaran menawarkan imbalan hingga Rp800.000 bagi siapa saja yang bersedia memindai bola matanya. 

"Komdigi menghimbau agar masyarakat dapat menahan diri dalam
memberikan akses data pribadi berupa pemindaian retina kepada pihak ketiga yang mengiming-imingi uang atau sejenisnya, karena data tersebut merupakan data biometrik yang termasuk data sensitif," kata Alexander Sabar dalam keterangannya kepada Bloomberg Technoz. Kamis (8/5/2025). 


Alexander menegaskan, pemilik data harus memahami secara jelas tujuan dari pengumpulan data sebelum memberikan persetujuan. Ia mengingatkan data biometrik seperti retina mata memiliki potensi risiko besar apabila disalahgunakan.

Komdigi, kata dia, terus mendorong edukasi dan literasi data pribadi melalui berbagai kanal media guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan data.