Logo Bloomberg Technoz

Di sektor maritim, koordinasi antara Bakamla dan China Coast Guard akan diperkuat. Pemerintah berharap kerja sama ini dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat serta berkontribusi terhadap stabilitas keamanan maritim di kawasan.

Menlu Sugiono juga menyoroti pentingnya memperjuangkan reformasi sistem multilateral agar lebih adil dan inklusif, serta mengedepankan kepentingan negara-negara berkembang. Komitmen ini ditegaskan dalam koordinasi Indonesia dan Tiongkok di berbagai forum seperti ASEAN, BRICS, G20, dan PBB.

“Indonesia dan Tiongkok memiliki posisi strategis untuk mendorong sistem multilateralisme yang lebih setara. Kita juga perlu memastikan bahwa agenda reformasi tata kelola global yang berpihak pada kepentingan negara the Global South,” tegas Menlu Sugiono.

Isu tarif global turut dibahas dalam pertemuan ini. Menlu Sugiono menyampaikan kekhawatiran Indonesia terhadap dampak perang tarif terhadap perekonomian dunia. Ia menekankan bahwa kerja sama dengan Tiongkok dan Amerika Serikat perlu dijaga secara seimbang dan saling menguntungkan.

Selain pertemuan Dialog 2+2, Menlu Sugiono juga menggelar pertemuan bilateral dengan Menlu Wang Yi untuk menindaklanjuti sejumlah kerja sama ekonomi dan kesehatan. Ia mendorong agar kemitraan tidak hanya berfokus pada angka, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan, alih teknologi, dan pengembangan kapasitas SDM.

Menutup rangkaian agenda di Beijing, Menlu Sugiono menghadiri resepsi diplomatik peringatan 75 tahun hubungan Indonesia-Tiongkok yang digelar KBRI Beijing bersama Bank Indonesia. Dalam acara tersebut, turut diluncurkan prangko dan amplop edisi khusus sebagai simbol kerja sama kedua negara.

Pada kesempatan yang sama, Sugiono mengumumkan bahwa Indonesia akan membuka Konsulat Jenderal RI di Chengdu pada tahun 2025 untuk memperluas jangkauan diplomasi dan pelayanan bagi WNI di wilayah barat daya China.

China saat ini merupakan mitra dagang terbesar Indonesia dan termasuk dalam jajaran investor utama dalam pembangunan nasional. Sebagai langkah lanjutan dari dialog ini, Indonesia dan China sepakat untuk mengadakan Dialog 2+2 berikutnya di Indonesia pada tahun 2026.

(del)

No more pages