Logo Bloomberg Technoz

Gangguan Produksi, Smelter Nikel GNI Ditarget Normal Lagi April

Redaksi
05 March 2025 13:50

Konstruksi proyek nikel PT Gunbuster Nickel Industry./dok. GNI
Konstruksi proyek nikel PT Gunbuster Nickel Industry./dok. GNI

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Perindustrian memastikan operasional smelter nikel pirometalurgi milik PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) akan kembali normal pada April 2025, setelah perusahaan melakukan penyesuaian di tataran manajemen.

Hal ini sekaligus merespons kabar mengenai gangguan produksi di smelter PT GNI akibat efek domino dari krisis yang dialami induk usahanya, Jiangsu Delong Nickel Industry Co, di China. 

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Setia Diarta tidak menampik PT GNI memang telah melakukan penyesuaian produksi menjadi 30%—40% dari kapasitas terpasang smelter mereka, atau dari 25 lini produksi menjadi hanya 12 lini yang terpakai.


Hal itu berlangsung sejak awal tahun ini, menyusul serah terima pergantian manajemen perusahaan yang terjadi pada 18 Januari 2025. 

“Namun, [aktivitas produksi PT GNI] ini akan normal lagi April. Nah, selama masa transisi ini, dilakukan untuk pengembangan kapasitas karyawan. Ini insyallah akan normal lagi pada April 2025,” kata Setia kepada Bloomberg Technoz, Rabu (5/3/2025). 

Pekerja PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Morowali Utara./dok. GNI