Logo Bloomberg Technoz

Batu Bara Masih Jadi Primadona, Harga Naik

Hidayat Setiaji
15 April 2024 07:45

Pengapalan batu bara di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur./Bloomberg-Dimas Ardian
Pengapalan batu bara di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara naik pada perdagangan akhir pekan lalu. Secara mingguan, harga si batu hitam pun menguat.

Pada Jumat (12/4/2024), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk pengiriman bulan ini ada di US$ 132,5/ton. Naik 0,38% dari hari sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak 11 Maret atau sekira sebulan terakhir.

Sepanjang pekan lalu, harga batu bara naik 2,63% secara point-to-point. Selama sebulan ke belakang, harga bertambah 1,07%.

Tingginya permintaan menopang harga batu bara. Mengutip Bloomberg News, kapasitas pembangkit listrik tenaga batu bara global naik ke rekor tertinggi pada tahun lalu, didorong oleh lonjakan pembangkit listrik baru di China dan melambatnya jumlah pembangkit listrik yang pensiun di seluruh dunia, menurut laporan baru dari Global Energy Monitor.

Kapasitas pembangkit batu bara dunia tumbuh sebesar 2% menjadi 2.130 gigawatt, dengan China menyumbang sekitar dua pertiga dari peningkatan tersebut, diikuti oleh Indonesia, dan India.