Logo Bloomberg Technoz

Informasi saja, lembaga penjamin simpanan AS bernama Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC). FDIC telah menjamin penggantian dana nasabah di bank gagal maksimal US$ 250.000 per 2023. Staf Yellen dikabarkan tengah mempelajari berbagai kemungkinan untuk peningkatan batas penjaminan tersebut tanpa persetujuan Kongres AS jika krisis berkembang, demikian dilaporkan Bloomberg pada Senin lalu.

Sebelumnya, Yellen mengatakan bahwa AS siap mengambil langkah lebih jauh untuk melindungi para deposan jika para bank-bank kecil bermasalah. Pernyataan tersebut dikeluarkan tak lama setelah bank sentral AS, The Federal Reverse (The Fed) menaikkan suku bunga dan mengatakan bahwa sistem perbankan AS sehat dan tangguh. Gubernur bank sentral Jerome Powell juga mengungkapkan bahwa The Fed berkomitmen untuk belajar dari situasi tersebut. 

Saham-saham bank regional anjlok dan menyeret pasar yang lebih luas pasca komentar terbaru Yellen dan pernyataan Powell bahwa pihaknya siap untuk terus menaikkan suku bunga acuan sampai ada tanda-tanda inflasi terkendali. Padahal awalnya saham-saham sempat menguat setelah The Fed memutuskan kenaikan suku bunga sebanyak 25 basis poin (bps).

Perubahan nilai penjaminan FDIC memerlukan persetujuan Kongres AS, namun Kementerian Keuangan memiliki akses pada dana sekitar US$ 30 miliar uang dari Exchange Stabilization Fund yang menurut sejumlah pejabat, dapat digunakan untuk tindakan sementara. 

Menteri Keuangan AS Janet Yellen (Sumber: Bloomberg)

“Ini bukan sesuatu yang kami pertimbangkan,” kata Yellen sambil menambahkan bahwa ini bukan waktu yang tepat untuk memutuskan kenaikan limit penjaminan.

Akuntabilitas

Dalam Rapat Dengar Pendapat itu, Yellen mengungkapkan para pimpinan bank-bank yang gagal seharusnya tidak mengambil keuntungan ketika pemegang saham dan investor mengalami kerugian.

“Ini bentuk akuntabilitas penting dan kami akan senang bekerja sama dengan Anda terkait aturan itu. Penting untuk dijelaskan bahwa pemegang saham dan investor pemegang instrumen utang (debtholder) dari bank-bank gagal tidak dilindungi oleh pemerintah,” kata Yellen.  

Pada 12 Maret 2023, FDIC mengumumkan pihaknya akan menjamin seluruh simpanan nasabah Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank. Di hari yang sama, The Fed merilis program pinjaman darurat dan lending facility (LF) untuk bank-bank yang menghadapi masalah likuiditas sebagai upaya untuk meyakinkan para deposan secara nasional. 

Dalam konferensi bankir pada Selasa (21/3/2023), Yellen mengungkapkan pemerintah siap mengulangi langkah yang telah dilakukan untuk menyelamatkan simpanan dana nasabah yang tidak dijamin jika bank kecil mengalami kegagalan memenuhi kewajibannya dan menimbulkan risiko penularan ke sistem perbankan.

(bbn)

No more pages