Logo Bloomberg Technoz

"Penyesuaian tarif khusus ini tentunya yang akan membayar adalah pengguna yang berikutnya. Jadi pengguna yang awal mendapatkan beneficiary, tetapi pengguna yang belakang itu akhirnya menggantikan terhadap kepastian," jelasnya.

Sejumlah truk angkutan barang melintas di ruas tol Tangerang - Jakarta, Banten, Senin (1/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Meski begitu, Munir berpendapat sebenarnya kebijakan tarif tol gratis bisa dilakukan, tetapi diperlukan kajian kelayakan  lebih lanjut.

"Secara kajian kelayakannya akan kita tinjau apakah pengaruhnya nanti ke investasi atau ke konsensinya ataukah terhadap tarifnya," jelasnya.

Bukan Ranah Operator

Sekretaris Jenderal Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Kris Ade Sudiyono menjelaskan bahwa kebijakan penggratisan tarif tol selama periode mudik Lebaran menurutnya bukanlah di ranah operator, melainkan ranah kebijakan pemerintah.

Dia menyebut, bila mengacu kepada perundang-undangan di Indonesia, pembangunan jalan tol dalam negeri melibatkan investasi dari pihak swasta atau pihak lain di luar pemerintah. Walhasil, proses pengembalian investasi berdasarkan tarif tol yang dikenakan kepada pengguna jalan.

"Jadi kalau dari prespektif kami pengelolaan jalan tol, kami tidak bisa memberikan statement. Kami cuma bisa mengatakan, kami mengikuti peraturan perundangan-undangan dan regulasi yang ada bahwa pengenaan tarif sesuai dengan kesepakatan yang ada," jelas Kris.

"[Hal] yang saat ini bisa kami berikan adalah inisiatif untuk membantu mendistribusikan traffic agar tidak terjadi penumpukan di waktu dan hari yang sama dengan pemberian insentif memberikan potong tarif tol sebelum hari-hari puncak mudik," sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengumumkan pemberlakuan diskon tarif tol sebesar 20% pada periode mudik Idulfitri 1445 Hijriah atau Lebaran 2024.

Pemberlakuan diskon 20% tarif tol ini akan diterapkan pada Gerbang Tol Cikampek Utama dan keluar/exit Gerbang Tol Kalikangkung, meliputi Ruas Tol Palimanan—Kanci, Semarang—Batang, dan Jakarta—Cikampek.

Diskon tarif pada arus mudik diberlakukan mulai 3 April 2024 pukul 05.00 WIB sampai dengan 5 April 2024 pukul 05.00 WIB. Sementara untuk arus balik, akan dimulai 16 April 2024 pukul 05.00 WIB sampai dengan 19 April 2024 pukul 05.00 WIB.

(prc/wdh)

No more pages