Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Stabil Saat Trump Prioritaskan Diplomasi dengan Iran

News
24 February 2026 07:50

Kapal tanker minyak mentah Iran yang disita, Grace 1, berlabuh di lepas pantai Gibraltar./Bloomberg-Marcelo del Pozo
Kapal tanker minyak mentah Iran yang disita, Grace 1, berlabuh di lepas pantai Gibraltar./Bloomberg-Marcelo del Pozo

Nicholas Lua - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak dunia terpantau stabil setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan lebih memprioritaskan kesepakatan nuklir dengan Iran menjelang perundingan kedua negara pekan ini. Meski demikian, Trump tetap memberikan peringatan keras mengenai konsekuensi yang akan dihadapi Teheran jika kesepakatan gagal tercapai.

Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran US$66 per barel setelah ditutup hampir tanpa perubahan pada Senin kemarin. Sementara itu, minyak jenis Brent menetap di bawah level US$72 per barel. Dalam unggahannya di media sosial, Trump memperingatkan bahwa akan menjadi "hari yang sangat buruk" bagi Iran jika kesepakatan tidak disetujui. Ia juga membantah laporan yang menyebut Pentagon khawatir mengenai potensi kesulitan jika operasi militer dilakukan secara berkepanjangan.


Kekhawatiran akan dampak serangan AS terhadap Iran telah menjadi motor penggerak kenaikan harga minyak berjangka tahun ini, meskipun pasar dibayangi ekspektasi kelebihan pasokan global. Saat ini, militer Amerika Serikat telah menghimpun kekuatan besar di Timur Tengah, dan Departemen Luar Negeri AS telah memerintahkan evakuasi personel non-darurat di kedutaan mereka di Beirut.

Utusan khusus Trump, Steve Witkoff, bersama menantu Trump, Jared Kushner, dijadwalkan terbang ke Jenewa pekan ini. Menurut pejabat AS, mereka akan menghadiri putaran baru perundingan pada hari Kamis untuk bertemu kembali dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.