Logo Bloomberg Technoz

Pinjaman Produktif P2P Lending Turun, OJK Yakin Pulih Akhir Tahun

Mis Fransiska Dewi
21 February 2024 19:40

Ilustrasi financial technology peer-to-peer (fintech p2p) lending atau pinjaman online. (Dok Bloomberg)
Ilustrasi financial technology peer-to-peer (fintech p2p) lending atau pinjaman online. (Dok Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus memonitor penyaluran pinjaman peer to peer atau P2P Lending sektor produktif.

Hal ini seiring penyaluran pinjaman sektor produktif P2P Lending yang terus melambat hingga per Desember 2023 sebesar Rp7,18 miliar. Porsi dari total penyaluran pinjamannya pun melambat menjadi 31,83% dibanding 2022 sebesar 42,04%.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Agusman mengatakan, kondisi perekonomian di tengah ketidakpastian turut berdampak pada sektor perekonomian. 

Selain itu, Roadmap Penguatan dan Pengembangan LPBB TI 2023-2028 telah OJK terbitkan sebagai salah satu dorongan untuk memperkuat penyaluran kepada sektor produktif tersebut. 

Dalam implementasinya, Agusman menyebut OJK telah membentuk tim monitoring dan evaluasi yang melibatkan industri P2P lending melalui keterlibatan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).