Logo Bloomberg Technoz

Goldman Sachs & Morgan Stanley: Krisis Properti China Berlanjut

News
28 December 2023 08:15

Properti China (Sumber: Bloomberg)
Properti China (Sumber: Bloomberg)

Tom Hancock - Bloomberg News

Bloomberg, Kemerosotan di sektor konstruksi perumahan di China diperkirakan akan terus berlanjut hingga tahun 2024. Hal ini akan memerlambat pertumbuhan ekonomi dan menunjukkan bahwa upaya pemerintah untuk menstabilkan sektor ini masih belum cukup untuk membalikkan penurunan tersebut.

Itulah konsensus dari 10 bank investasi dan perusahaan pialang saham, termasuk Goldman Sachs Group Inc, Morgan Stanley, dan UBS Group AG.

Jika prediksi mereka benar, artinya China akan mencatat kontraksi di sektor konstruksi properti selama tiga tahun berturut-turut. Ini merupakan sebuah rekor yang mengejutkan.

Indikator utama investasi real estate di negara ini turun 8% dibandingkan tahun lalu dalam 11 bulan pertama 2023. Sepanjang tahun lalu, indikator tersebut turun sebesar 8,4%.

Grafik investasi properti di China. (Sumber: Bloomberg)