Kasus Spionase Nvidia Picu Kekhawatiran di Pasar Saham Asia
News
09 November 2026 06:00

Matthew Burgess - Bloomberg News
Bloomberg, Pasar saham Asia berpotensi tertekan pada Senin seiring munculnya ketidakpastian baru terkait Nvidia Corp. yang menambah kekhawatiran terhadap sektor teknologi setelah aksi jual besar-besaran.
Kontrak berjangka yang diperdagangkan di blockchain Hyperliquid dan mengacu pada harga saham Nvidia mengalami penurunan setelah dewan direksi perusahaan memulai penyelidikan terkait dugaan bahwa Chief Executive Officer (CEO) Jensen Huang menjadi target operasi spionase asing.
Pengakuan mengejutkan tersebut muncul setelah serangkaian laporan menyebut pemimpin Nvidia itu menjadi sasaran Alice Huang, mantan eksekutif Megaspeed International, yang dicurigai oleh pemerintah AS telah direkrut oleh badan intelijen China.
Nilai tukar dolar AS bergerak bervariasi terhadap sejumlah mata uang utama, sementara dolar Selandia Baru (kiwi) menguat tipis setelah partai berkuasa unggul dalam pemilihan umum nasional pada akhir pekan. Bitcoin menguat pada awal perdagangan Senin dan diperdagangkan sedikit di bawah US$75.000.


























