Pernyataan Nvidia Terkait Dugaan Target Spionase China
News
09 November 2026 06:15

Bloomberg Technoz, Jakarta -
Salah satu intelijen Amerika Serikat mengutarakan bahwa salah satu wanita yang dekat dengan CEO Nvidia Corp., Jensen Huang, adalah seorang mata-mata China.
Menurut laporan tersebut, Alice Huang bekerja untuk Kementerian Keamanan Negara China (Ministry of State Security/MSS), yang berupaya memperoleh informasi lebih terperinci mengenai chip kecerdasan buatan (AI) buatan AS. Badan tersebut juga diduga berupaya membujuk Nvidia agar bersedia menyediakan semikonduktor paling canggih buatannya bagi pasar China.
Menanggapi hal tersebut, dilansir dari Bloomberg News, Dewan Direksi Nvidia memulai penyelidikan independen menyusul pemberitaan baru-baru ini yang menyebut CEO Jensen Huang menjadi target operasi intelijen asing.
Sebuah komite yang terdiri dari direktur independen, dengan bantuan penasihat hukum independen dari luar perusahaan, akan mengawasi penyelidikan tersebut.


























