Logo Bloomberg Technoz

Chaichanok  mengatakan pihak berwenang sedang mencari informasi dari Apple Inc. dan berencana untuk mendorong masalah ini di Dewan Keamanan Nasional.

Wakil Menteri Boonthida Somchai, mengatakan bahwa para politisi yang terdampak belum menyerahkan laporan mereka secara langsung ke kementerian untuk diverifikasi.

Mantan anggota parlemen Wiroj Lakkhanaadisorn, yang pernah menjabat sebagai ketua Komite Angkatan Bersenjata DPR setempat, mengatakan kepada Bloomberg bahwa upaya untuk mengekstrak informasi dari smartphone orang lain dapat dikategorikan sebagai tindak kriminal.

Ia menyatkaan bahwa pengawasan semacam itu akan melanggar Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi Thailand dan menuntut penjelasan dari pemerintah, termasuk Perdana Menteri Anutin Charnvirakul dalam kapasitasnya sebagai pimpinan Internal Security Operations Command atau ISOC, dengan mengutip tuduhan-tuduhan sebelumnya yang melibatkan lembaga tersebut. 

Sebagai catatan, ISOC adalah badan keamanan dalam negeri dari angkatan bersenjata Thailand.

Pertanyaan para anggota parlemen tersebut muncul pada minggu yang sama ketika pemerintah Jerman mengonfirmasi bahwa anggota Bundestag telah menerima peringatan dari Apple mengenai dugaan serangan spyware.

Wiroj mengatakan bahwa persiapan untuk debat mosi tidak percaya pada 7–11 Desember tetap aman, namun ia mendesak dilakukannya penyelidikan terhadap kemungkinan adanya campur tangan dalam pengawasan parlemen. 

Wiroj mengusulkan agar masalah ini dirujuk kepada ketua Komite Angkatan Bersenjata DPR saat ini, dengan alasan bahwa peringatan keamanan dari Apple memerlukan penyelidikan.

(bbn)

No more pages