Logo Bloomberg Technoz

"Akan lebih sulit untuk meningkatkan defisit fiskal dan mempertahankan dorongan fiskal yang positif di tengah kebuntuan politik di Kongres," ujar Howard Du, seorang ahli strategi di TD Securities, New York. 

Ia menambahkan, pengawasan yang lebih ketat dari Partai Demokrat terhadap lonjakan belanja AI dapat membebani prospek ekonomi, yang mengindikasikan berkurangnya "keunggulan pertumbuhan ekonomi AS" pada tahun 2027.

Meski demikian, ia tidak memperkirakan akan terjadi aksi jual besar-besaran terhadap dolar AS, mengingat prospek kebijakan Federal Reserve (The Fed) serta belum adanya mata uang alternatif yang cukup menarik untuk menggantikan dolar.

Hasil pemilihan paruh waktu ini, setidaknya untuk saat ini, mengikis penguatan dolar yang telah berlangsung sejak awal September. 

Selama dua bulan terakhir, dolar AS sempat menguat karena masifnya investasi dalam pengembangan AI yang mengalir ke perusahaan-perusahaan teknologi raksasa AS, yang turut menopang kenaikan indeks S&P 500.

Dampak inflasi dari belanja AI yang mencapai ratusan miliar dolar, ditambah dengan tingginya harga bahan bakar, juga sempat meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh The Fed, yang pada gilirannya mendukung penguatan dolar.

"Kendali Partai Demokrat atas Kongres yang baru dapat membuat pemerintahan Trump menghadapi pengawasan yang lebih ketat dan menuntut lebih banyak kompromi," kata Sarah Ying, kepala strategi valuta asing di CIBC Capital Markets. 

"Kami tetap memprediksi pelemahan dolar AS seiring dengan memudarnya premi mata uang tersebut." Meskipun Partai Demokrat dapat meluncurkan inisiatif legislatif—termasuk kemungkinan kenaikan pajak bagi perusahaan dan individu berpenghasilan tinggi, serta aturan yang menunda penerapan kecerdasan buatan (AI)—Presiden Donald Trump menyatakan bahwa ia dapat memveto upaya Kongres yang bertujuan membatasi agenda kebijakannya.

Selain itu, sentimen lain yang memengaruhi pasar pada hari Rabu adalah pernyataan Trump bahwa ia tidak memiliki rencana dalam waktu dekat untuk melancarkan serangan terhadap Iran setelah pemilihan paruh waktu (midterm).

(bbn)

No more pages