Penjualan WIKA Tumbuh 11,9%, Laba Usaha Melonjak

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) membukukan peningkatan penjualan sebesar 11,9% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp15,80 triliun hingga kuartal III 2026. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan perolehan kontrak baru yang mencapai Rp9,78 triliun, atau meningkat 57,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari total penjualan tersebut, kontribusi proyek non-Kerja Sama Operasi (non-KSO) mencapai Rp9,04 triliun. Sementara itu, penjualan dari proyek KSO tercatat sebesar Rp6,77 triliun.
Peningkatan kinerja ini berlangsung di tengah upaya transformasi dan penyehatan perusahaan yang telah dijalankan sejak 2023. WIKA menerapkan seleksi proyek secara lebih ketat untuk memastikan kontrak yang diperoleh memiliki prospek profitabilitas dan pola pembayaran yang mendukung arus kas perusahaan.
Dalam proses seleksi tersebut, perseroan menggunakan prinsip four eyes principle sebagai mekanisme pengawasan dan pengambilan keputusan. WIKA juga memprioritaskan proyek dengan skema pembayaran uang muka serta pembayaran progres secara bulanan.
Strategi tersebut diarahkan agar setiap proyek dapat beroperasi secara mandiri dan memberikan kontribusi terhadap profitabilitas. Hasilnya mulai terlihat pada peningkatan laba kotor perseroan yang mencapai Rp1,09 triliun, tumbuh 44,4% yoy hingga kuartal III 2026.






























