Danantara Putar Otak Selesaikan Utang WIKA Rp34 Triliun
Muhammad Fikri
08 October 2026 19:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Doni Oskaria mengungkapkan pihaknya masih mengkaji penyelesaian utang PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) yang mencapai sekitar Rp34 triliun. Alasannya, underlying perusahaan dinilai belum cukup untuk menurunkan beban utang.
“Kurang lebih utang WIKA itu Rp34 triliun. Tapi nggak ada lawannya. Kalau pun nggak ada lawannya, ya Pak Dirut yang baru juga pusing juga,” kata Doni saat ditemui di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Doni yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) menerangkan kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat proses restrukturisasi WIKA membutuhkan waktu. Pemerintah tidak ingin penyelesaian utang hanya dilakukan dengan memperpanjang tenor hingga puluhan tahun tanpa menyelesaikan persoalan fundamental perusahaan.
“Kan waktu kita merestrukturisasi, saya tidak mau hanya asal-asal dikumpulin terus kemudian ditarik 30 tahun, 40 tahun, nggak ada gunanya. Nanti akan menjadi problem lagi. Kita mesti betul-betul melihat ini mesti diapain perusahaan ini,” ujarnya.
Menurut Doni, WIKA juga memiliki sejumlah persoalan terkait tagihan proyek, termasuk proyek kereta cepat, yang turut menjadi perhatian dalam proses restrukturisasi.






























