Logo Bloomberg Technoz

Per 30 September, rasio Loan at Risk (LAR) tercatat membaik menjadi 7,7%, rasio Gross Non-Performing Loan (NPL) juga turun menjadi 1,7% dari sebelumnya 1,9% dengan dan Cost of Credit (CoC) menurun menjadi 2,3% dari sebelumnya 2,7%.

Laba operasional sebelum pencadangan (pre-Provision Operating Profit/PPOP) BDMN tumbuh 11% yoy menjadi Rp8,75 triliun dari pencapaian sebelumnya Rp7,9 triliun. Sementara itu, Net Interest Margin (NIM) menjadi 8% dengan Return on Equity (ROE) consolidated di posisi 9,51%.

Luthfi Novardiansyah, Analis Panin Sekuritas, masih menyematkan rekomendasi neutral bagi saham BDMN. Sebab, downside-risk masih menghantui menyoal detail integrasi antara Bank Danamon dengan MUFG (Indonesia) yang masih menunggu perkembangan lebih lanjut.

Kabar terbaru, perseroan tengah mengusulkan nama baru untuk bank hasil integrasi dengan MUFG Indonesia yaitu PT Bank MUFG Danamon Tbk (Bank MUFG Danamon). Nantinya, Bank Hasil Integrasi direncanakan akan beroperasi menggunakan usulan nama tersebut pada tanggal efektif integrasi.

Panin Sekuritas menyebut, BDMN Bank Danamon memiliki total aset per sembilan bulan pertama tahun 2026 mencapai Rp302,45 triliun yang telah mencakup bank konvensional, unit usaha syariah, dan  pembiayaan melalui anak usahanya. Sementara MUFG Indonesia–kantor cabang dari MUFG Bank,Ltd.,– memiliki total aset mencapai Rp210 triliun.

“Kualitas aset, komposisi dana murah (CASA) serta kecukupan modal (CAR) MUFG yang kuat, akan menjadi katalis positif untuk integrasi ini,” mengutip paparan Panin Sekuritas.

(fad/aji)

No more pages