Logo Bloomberg Technoz

Perusahaan asal Taiwan ini juga memproduksi komponen untuk Apple di fasilitas-fasilitas lain di China dan di luar negeri.

“Kami memiliki lebih dari 240 lokasi di 24 negara di seluruh dunia, yang memungkinkan kami memenuhi permintaan pelanggan tepat waktu kapan pun mereka membutuhkannya. Jadi, saya cukup yakin bahwa kami dapat memenuhi permintaan tersebut,” kata Michael Chiang, CEO Hon Hai, kepada Bloomberg TV, saat ditanya mengenai pemenuhan pesanan Duo selama musim liburan.

Chiang menambahkan bahwa kecerdasan buatan (AI) akan meningkatkan permintaan terhadap perangkat elektronik konsumen.

Walau Chiang tidak menyebut nama Apple atau iPhone Duo secara langsung, ia memainkan peran penting dalam mengoordinasikan kerja sama bisnis antara Foxconn dan perusahaan AS tersebut. 

Saat COO Apple, Sabih Khan, mengunjungi fasilitas Foxconn di China tengah pada bulan Oktober, Chiang mendampinginya dalam tur ke jalur produksi iPhone Duo.

Chairman Hon Hai, Young Liu, telah membersamai calon-calon penerusnya melalui program rotasi CEO. Chiang, yang dianggap sebagai bintang yang sedang naik daun di Foxconn, mulai menjabat dalam peran barunya pada bulan April.

Seperti banyak perusahaan perangkat hardware sejenisnya di Taiwan, bisnis Hon Hai telah mengalami transformasi di era AI. Dulu, Apple menyumbang lebih dari 50% pendapatan perusahaan, namun kini hal itu tidak lagi berlaku. Unit cloud dan jaringan Hon Hai menyumbang 51% dari total penjualannya pada kuartal kedua, sebuah tanda bahwa perangkat keras terkait AI-lah yang kini menjadi pendorong pertumbuhan perusahaan.

Hon Hai dijadwalkan untuk memamerkan penawaran server terbaru yang didukung oleh Nvidia Corp. pada hari Jumat di acara unggulan tahunannya, dan perusahaan ini juga diperkirakan akan memperkenalkan jajaran kendaraan listrik barunya.

(bbn)

No more pages