Logo Bloomberg Technoz

Pada agenda kedua, pemegang saham menyetujui penggunaan saldo laba ditahan perseroan dalam laporan keuangan auditan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026.

Dari saldo tersebut, sebesar Rp2 triliun dialokasikan sebagai dana cadangan operasional dan pengembangan perseroan, sedangkan Rp1,56 triliun dibagikan sebagai dividen khusus kepada pemegang saham yang berhak.

“Setelah disetujuinya RKAT 2027 dan anggaran dasar oleh Otoritas Jasa Keuangan, saldo laba ditahan tersebut akan digunakan sebagai dana cadangan operasional dan pengembangan perseroan sesuai ketentuan Pasal 26 ayat (2) POJK Nomor 13 Tahun 2026, yaitu sebesar Rp2 triliun,” kata Jeffrey.

Dia menambahkan, dividen khusus tersebut diberikan kepada pemegang saham perseroan yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 27 Oktober 2026.

“Selain itu, juga disetujui pembagian dividen tunai yang merupakan dividen khusus kepada para pemegang saham perseroan yang berhak sebagaimana yang tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada tanggal 27 Oktober 2026 dengan total nilai sebesar Rp1,56 triliun,” ujarnya.

Pada agenda ketiga, RUPSLB menyetujui RKAT BEI tahun buku 2027 dengan total anggaran sebesar Rp596,4 miliar untuk menjalankan 51 rencana kerja.

Anggaran tersebut terdiri dari alokasi pilar bisnis sebesar Rp186,8 miliar atau 31,3% dari total anggaran dan alokasi enabler sebesar Rp409,7 miliar atau 68,7%. Dari anggaran enabler, sebesar Rp380,7 miliar dialokasikan untuk penguatan dan optimalisasi aset teknologi informasi.

Dalam RKAT 2027, BEI menargetkan rata-rata nilai transaksi harian sebesar Rp21 triliun, meningkat 16,7% dibandingkan RKAT 2026 revisi sebesar Rp18 triliun. Bursa juga membidik pencatatan 905 efek baru dan rata-rata investor aktif bulanan sebanyak 1,3 juta investor.

Dari sisi keuangan, BEI memproyeksikan pendapatan sebesar Rp2,59 triliun pada 2027, tumbuh 14,6% dibandingkan RKAT 2026 revisi. Laba bersih ditargetkan mencapai Rp563,9 miliar, meningkat 22,76%, sedangkan belanja investasi dianggarkan sebesar Rp670 miliar.

Adapun melalui Master Plan BEI 2026–2030, bursa membidik kapitalisasi pasar sebesar Rp30.000 triliun, rata-rata nilai transaksi harian Rp31 triliun, 1.100 perusahaan tercatat, serta 35 juta investor pasar modal pada 2030.

(fik/naw)

No more pages