Logo Bloomberg Technoz

PENGADAAN MIGAS

Pertamina Siap Jalankan Skema Impor Baru Langsung via Lemigas

Azura Yumna Ramadani Purnama
27 October 2026 09:20

Kapal Floating Storage and Offloading (FSO) Pertamina Abherka milik PT Pertamina International Shipping (PIS). (Dok. Pertamina International Shipping)
Kapal Floating Storage and Offloading (FSO) Pertamina Abherka milik PT Pertamina International Shipping (PIS). (Dok. Pertamina International Shipping)

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Pertamina (Persero) menyatakan siap menjalankan skema impor minyak dan gas bumi (migas) baru, yakni; proses pembelian dilakukan langsung oleh badan layanan umum (BLU) Lemigas.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri berjanji perseroan bakal terus menjalankan penugasan dari pemerintah untuk menjaga ketersediaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG).

Adapun, skema impor baru tersebut diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 107/2026, yang mempertegas bahwa impor migas dapat dilakukan melalui skema kerja sama antarpemerintah atau government to government (G2G) maupun pemerintah dengan badan usaha (BU) dengan dilaksanakan oleh Lemigas.


“Pertamina mendukung penuh Perpres No. 107/2026 sebagai langkah memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Kami berkomitmen menjalankan penugasan dari pemerintah secara profesional dan bertanggung jawab agar pasokan energi bagi masyarakat dan industri tetap terjaga,” kata Simon melalui siaran pers, Senin (26/10/2026), malam.

Menteri ESDM dan Dirut Pertamina tinjai pasokan BBM di Banten (Dok. Pertamina)

Di sisi lain, VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyatakan perseroan bakal memperkuat koordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Lemigas, serta Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).