13 Gempa Besar Terjadi Sepanjang 2026, Ini Analisis Pakar
Dinda D
26 October 2026 07:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebanyak 13 gempa bumi bermagnitudo 7,0 atau lebih tercatat terjadi di berbagai wilayah dunia sepanjang 2026 hingga 22 Oktober. Gempa tersebut tersebar di sejumlah negara, mulai dari Malaysia, Tonga, Vanuatu, Indonesia, Jepang, Filipina, hingga China.
Berdasarkan data dalam daftar yang dihimpun menggunakan magnitudo United States Geological Survey (USGS), gempa terbesar terjadi di Filipina pada 8 Juni 2026 dengan magnitudo 7,8. Selain itu, gempa bermagnitudo 7,7 tercatat mengguncang Flores, Indonesia, pada 15 Agustus dan Panama pada 10 Oktober 2026.
Anggota Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI) Dr. Daryono menjelaskan bahwa secara seismotektonik, sebagian besar gempa besar terjadi di kawasan batas lempeng, terutama Cincin Api Pasifik atau Pacific Ring of Fire. Kawasan tersebut mencakup Indonesia, Jepang, Filipina, Tonga, dan Vanuatu.
Menurut Daryono, wilayah tersebut merupakan zona interaksi lempeng tektonik aktif yang terus mengalami akumulasi tegangan dan pelepasan energi melalui proses patahan batuan.
"Meski demikian, mekanisme sumber gempa besar tidak selalu sama. Gempa dapat terjadi akibat aktivitas subduksi, sesar naik (thrust fault), sesar mendatar (strike-slip fault), maupun sesar normal (normal fault),"katanya dalam keterangan tertulis, Senin (26/10).































